LINK :
https://drive.google.com/file/d/1pJN_jqk-iGAqzW8uQ6Lv7-0eLrG34mKV/view?usp=sharingUntuk mempermudah mempelajari dan menguasai pelajari materi ini terlebih dahulu
Laman
Minggu, 09 Juni 2024
Senin, 07 November 2022
Guru Penggerak adalah pemimpin pembelajaran yang mendorong tumbuh kembang murid secara holistik, aktif dan proaktif
lihat dengan mengeklik link ini : https://drive.google.com/file/d/1hl0Ay9IyYS1mv2fy68zyBkC27P-fhCXg/view?usp=sharing
A.Trilogi Pendidikan :
1. Ing Ngarso Sung Tulodho,
2. Ing Madya Mangun Karsa,
3. Tut Wuri Handayani
B. Membangun Budi Pekerti
C. Berorientasi pada Siswa
D. Mengembangkan Ide dengan pembimbingan, bukan menurut orang dewasa
Rabu, 02 November 2022
RINGKASAN GURU PENGGERAK DAN PROGRAM GURU PENGGERAK
PROGRAM GURU
PENGGERAK
Program Guru Penggerak ini bertujuan untuk
menyiapkan para pemimpin pendidikan Indonesia masa depan, yang mampu mendorong
tumbuh kembang murid secara holistik, aktif dan proaktif dalam mengembangkan guru di sekitarnya
untuk mengimplementasikan pembelajaran yang berpusat kepada murid, serta
menjadi teladan dan agen transformasi ekosistem pendidikan untuk mewujudkan
Profil Pelajar Pancasila.
Untuk
mendukung tercapainya tujuan tersebut, Program Pendidikan Guru Penggerak (PPGP)
dijalankan dengan menekankan pada kompetensi kepemimpinan pembelajaran
(instructional leadership) yang mencakup komunitas praktisi, pembelajaran
sosial dan emosional, pembelajaran berdiferensiasi yang sesuai dengan
perkembangan murid, dan kompetensi lain dalam pengembangan diri dan sekolah.
Kompetensi
tersebut dituangkan ke dalam tiga paket modul pendidikan Calon Guru Penggerak
(CGP), yaitu Paket Modul 1 : Paradigma dan Visi Guru Penggerak, Paket
Modul 2 : Praktik Pembelajaran yang berpihak pada murid, dan Paket Modul 3 :
Pemimpin pembelajaran dalam pengembangan sekolah. Selanjutnya, ketiga
paket modul tersebut diperinci lagi menjadi 10 bagian modul. Program pendidikan
guru penggerak ini dijalankan selama 6 (enam) bulan yang terdiri dari kelas
pelatihan daring, lokakarya, dan pendampingan individu.
Proses
pendidikan guru penggerak ini mengedepankan teknik coaching dan on-the-job
training (OJT), yang artinya selama belajar, guru tetap menjalankan perannya di
sekolah sekaligus menerapkan pengetahuan yang didapat dari ruang pelatihan ke dalam
pembelajaran di kelas. Dengan demikian, kepala sekolah dan pengawas menjadi
mitra seorang Calon Guru Penggerak (CGP) dalam mempersiapkan diri menjadi
pemimpin pembelajaran yang berpihak pada murid.
Alur Belajar
MERDEKA
Di dalam
proses pelaksanaan PPGP, Calon Guru Penggerak (CGP) akan sering diajak untuk
merefleksikan praktik pembelajaran yang sudah dijalankan serta berdiskusi dan
berkolaborasi dengan sesama CGP maupun komunitas di sekitarnya. Keseluruhan
pengalaman belajar itu diramu dalam siklus belajar MERDEKA.
Konsep
MERDEKA yang diawali dengan Mulai dari Diri, lalu dilanjutkan dengan
Eksplorasi Konsep; Ruang Kolaborasi; Demonstrasi Kontekstual; Elaborasi
Pemahaman; Koneksi Antarmateri; dan ditutup dengan Aksi Nyata. Diharapkan
model pembelajaran yang berbasis pengalaman seperti ini dapat mewujudkan guru
dan murid merdeka yang menjadi pembelajar sepanjang hayat (long life learner).
ringkasan Program Guru Penggerak
Program Guru Penggerak ini bertujuan menjadi pemimpin masa depan utk menuju indonesia maju, mendidik dan yang mampu mendorong tumbuh dan berkembang para murid secara holistik, akktif, proaktif
Modul pendidikan Calon Guru Penggerak ada 3 paket modul : Modul 1 tentang : paradigma dan visi guru penggerak, Modul 2 tentang praktik pembelajar yang berorientasi/berpihak pada siswa, modul 3 tentang : pemimpin pembelajar dan pengembangan sekolah
Konsep Merdeka : M : mulai dari Diri
E : eksplorasi konsep
R : ruang kolaborasi
D : Demonstrasi kontektual
E : Elaboasi pemahaman
K : Koneksi antarmateri
A: Aksi nyata
Senin, 25 Juli 2022
Senin, 18 Juli 2022
TUGAS I Membuat undangan (MS WORD)
TUGAS I
1. Buatlah file dengan nama Tugas1namamukelasnoabsen, contoh Tugas1andikaXakl1.01
2. Simpanlah di Komputer pada lokaldisk D, dengan nama folder : Contoh TUGAS_ANDIKA
3. Berikut simpan di google drive, dengan catatan kalian mempunyai email dan password yang masih aktif
langkahnya sebagai berikut :
a. buka google driver
b. masukkan email dan password kalian
kemudian buka file di windows eksplorer dan klik dan drag ke google driver
c. tunggu sampai proses pencopian selesai
================== selamat mengerjakan ===================
Selasa, 23 November 2021
PEMBELAJARAN BARU DIMULAI KELAS X SIMULASI DIGITAL
pengertian digital berasal dari kata Digitus, dalam bahasa Yunani diartikan jari jemari. Apabila kita hitung jari jemari orang dewasa, maka berjumlah sepuluh (10). Nilai sepuluh tersebut terdiri dari 2 radix, yaitu 1 dan 0. Olehnya itu, digital merupakan suatu penggambaran dari suatu keadaan bilangan yang terdiri dari angka 0 dan 1 atau off dan on (bilangan biner).
Simulasi digital merupakan salah satu mata pelajaran baru semua kompetensi keahlian pada kurikulum 2013, juga merupakan kompetensi sebagai suatu keahlian dalam TKJ (Teknik Jaringan Komputer).
Pembelajaran Simulasi Digital adalah media pembelajaran yang digunakan untuk mengalami perkembangan dari media cetak dalam bentuk buku hingga media audio visual yang ditampilkan melalui suatu jaringan internet yang dapat diakses secara online. Internet mempunyai banyak fasilitas yang dipergunakan untuk terbentuknya suatu sistem pembelajaran yang baru atau yang kadang lebih populernya disebut dengan pembelajaran berbasis web atau e-learning.
Perancangan pembelajaran simulasi digital diawali dengan adanya identifikasi kebutuhan belajar siswa mandiri dan online. Terdapat tiga aspek yang menjadi pengujian terkait e-learning Simulasi Digital yang baru dibuat yakni desain web, sintag pembelajaran, dan materi-materi simulasi digital, dan masing-masing aspek akan dimintai berupa tanggapannya kepada ahli web desain, ahli evaluasi dan ahli materi.
Perlu diketahui bahwa terdapat lima kompetensi dasar yang dipelajari dalam pembelajaran simulasi digital yakni komunikasi dalam jaringan (komunikasi daring), kelas maya, simulasi visual, presentasi video, buku digital.
Pengertian Simulasi Digital: Apa itu Simulasi Digital?
Pengertian Simulasi Digital dalam pembelajaran adalah suatu metode pembelajaran yang menggunakan teknologi informasi dan komunikasi melalui pengembangan bahan ajar berbasis web.
Berdasarkan diskusi tersebut, terdapat beberapa pihak industri dengan melihat perkembangan teknologi dan juga kebutuhan tenaga kerja yang didasarkan pada kompetensi yang dibutuhkan pihak dari industri saat ini.
Menurut Muntoha dkk, (2010: 195) bahwa pengertian simulasi digital adalahperkembangan teknologi dalam dunia pendidikan telah menggeser suatu penyampaian materi dengan metode ceramah ke arah penggunaan media pembelajaran.
Minggu, 01 Maret 2020
Senin, 24 Februari 2020
LATIHAN BLOGGER
Pengertian Blog
Jadi, apa itu blog?
Struktur pada Blog
- Header: Biasanya terletak dibagian atas blog. Header berisi tentang judul blog, deskripsi blog dan menu blog.
- Navbar: Elemen ini biasanya terletak diatas header. Fungsi dari Navbar untuk mempermudah editor/pemilik blog dalam mengelola blog nya. Navbar biasanya tidak akan tampil jika diakses oleh user selain pemilik blog.
- Main blog: Biasanya terletak di bagian tengah blog. Disinilah tempat dimana postingan blog berada. Pada Main Blog juga terdapat struktur seperti Judul, tanggal, nama penulis serta kolom komentar.
- Sidebar: Pada elemen ini biasanya terdapat Popular Post, Archive. Anda juga dapat menambahkan widget lainya seperti kalender, jam dan widget menarik lainnya. Letaknya bisa di kiri atau kanan sebuah blog.
- Footer: Terletak paling bawah blog. Biasanya terdapat informasi singkat pemilik blog, kontak atau form subscribe untuk diisikan alamat email.
Senin, 20 Januari 2020
Selasa, 22 Oktober 2019
Selasa, 01 Oktober 2019
Rabu, 18 September 2019
Rabu, 11 September 2019
Senin, 09 September 2019
Rabu, 28 Agustus 2019
MEMPERINGAN KEMERDEKAAN RI KE 74
Sejarah Kemerdekaan

Senin, 26 Agustus 2019
Senin, 12 Agustus 2019
Kewargaan Digital
Kewargaan digital adalah konsep yang dapat digunakan untuk memberikan pengetahuan mengenai penggunaan teknologi dunia maya dengan baik dan benar.
Komponen Kewargaan Digital terdiri dari 9 komponen yang dikelompokkan ke dalam 3 bagian.
Bab 1. Lingkungan Belajar dan Akademisi
A. Komunikasi Digital
Komunikasi merupakan kewajiban yang harus dilakukan setiap orang untuk dapat bertukar informasi dan ide. Komunikasi dapat dilakukan secara satu arah, dua arah, antarpribadi maupun komunikasi dalam forum. Perkembangan Teknologi Digital telah mengubah sikap seseorang dalam berkomunikasi. Berbagai bentuk komunikasi Digital telah tersedia, seperti e-mail, sms, chatting, forum, dan berbagai bentuk lainnya, memungkinkan setiap individu untuk terus dapat terhubung dengan individu lainnya.
B. Akses Digital
Setiap lapisan masyarakat seharusnya memiliki hak yang sama dalam mengakses fasilitas TIK. Namun kemudian, setiap pengguna TIK harus menyadari bahwa tidak setiap orang memiliki kesempatan yang sama dalam mengakses teknologi, baik itu dibatasi oleh infrastruktur maupun oleh lingkungan komunitas pengguna itu sendiri. Belajar menghargai hak setiap orang untuk memiliki akses ke teknologi informasi, serta berjuang untuk mencapai kesetaraan hak dan ketersediaan fasilitas untuk mengakses teknologi informasi merupakan dasar dari Kewargaan Digital.
C. Literasi Digital
Dunia pendidikan telah mencoba untuk mengintegrasikan Teknologi Digital ke dalam proses belajar mengajar, sehingga kita mampu menggunakan Teknologi Digital untuk mencari dan bertukar informasi. Literasi Digital merupakan proses belajar mengajar mengenai teknologi dan pemanfaatan teknologi. Pelajar dan pengajar diharapkan dapat belajar apa saja, kapan saja, dan dari mana saja. Saat teknologi baru muncul, para pelajar dan pengajar diharapkan dapat beradaptasi secara cepat dan tidak terpaku pada satu jenis teknologi.
Bab 2. Lingkungan Sekolah dan Tingkah Laku
D. Etiket Digital
Seringkali pengguna Teknologi Digital tidak peduli dengan etiket penggunaan teknologi, tetapi langsung menggunakan produk tanpa mengetahui aturan serta tata krama penggunaannya. Etiket Digital dibuat dengan tujuan untuk menjaga perasaan dan kenyamanan pengguna lainnya. Namun peraturan saja tidak cukup. Seringkali para pengguna tidak mengetahui aturan tersebut, ataupun malas membaca peraturan. Kita juga harus mengajarkan setiap pengguna Teknologi Digital untuk bertanggungjawab dalam pemanfaatan teknologi.
E. Keamanaan Digital
Dalam setiap komunitas terdapat individu yang mencuri karya, merusak, ataupun
mengganggu individu lainnya. Meskipun tidak boleh berburuk sangka, kita tidak
dapat mempercayai seseorang begitu saja, karena hal tersebut akan beresiko
terhadap keamanan kita. Hal ini berlaku juga dalam Dunia Digital, seperti membackup data, dan menjaga data sensitif seperti username dan password,
dan lain-lain. Sebagai Warga Digital, kita harus berhati-hati dan menjaga
informasi dari pihak yang tidak bertanggung jawab.
F. Hak Digital
Sama halnya dengan perlindungan hak asasi di dunia nyata, para Warga Digital juga memiliki perlindungan hak di Dunia Digital. Setiap Warga Digital memiliki hak atas privasi, kebebasan berbicara, dan lain-lain. Dengan adanya hak tersebut, setiap Warga Digital juga memiliki beberapa kewajiban yang harus dipenuhi, contoh nyatanya adalah: tidak melakukan pembajakan konten, tidak menyebarkan informasi palsu, tidak memancing emosi pengguna teknologi informasi lainnya.
Bab 3. Kehidupan di luar Lingkungan Sekolah
G. Kesehatan Digital
Di balik manfaat teknologi, terdapat beberapa ancaman kesehatan yang perlu diperhatikan, seperti kesehatan mata, telinga, tangan, bahkan keseluruhan badan. Tidak hanya kesehatan fisik, kesehatan mental dapat juga terancam jika pengguna tidak mengatur penggunaan Teknologi Digital. Untuk mencegahnya, pengguna perlu menyadari bahaya-bahaya yang dapat ditimbulkan oleh Teknologi Digital.
H. Transaksi Digital
Mudahnya akses dan semakin tingginya tingkat kesadaran masyarakat akan teknologi informasi ikut mendorong tumbuhnya pasar jual beli online di Indonesia. Contoh toko online yang ada di Indonesia adalahTokopedia, OLX, Lazada dan kawan-kawannya. Dalam jual beli online, penjual dan pembeli perlu menyadari resiko dan keuntungan yang didapat dari jual beli online, mulai dari resiko penipuan, perbedaan barang yang dikirim, lama pengiriman, hingga legalitas barang yang diperjualbelikan. Warga Digital perlu mengetahui bagaimana menjadi pembeli maupun penjual online yang baik.
I. Hukum Digital
Hukum Digital mengatur etiket penggunaan teknologi dalam masyarakat. Warga Digital perlu menyadari bahwa mencuri ataupun merusak pekerjaan, data diri, maupun property online orang lain merupakan perbuatan yang melanggar hukum. Hukum siber di Indonesia sendiri dapat dikategorikan menjadi 5 aspek besar.
i. Aspek hak cipta
ii. Aspek merek dagang
iii. Aspek fitnah dan pencemaran nama baik
iv. Aspek privasi
v. Aspek yurisdiksi dalam ruang siber

















